Memaparkan catatan dengan label Allah. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Allah. Papar semua catatan

Rabu, 10 Oktober 2012

25 Manfaat Istighfar

بسم الله الرحمن الرحيم   
http://sphotos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/319039_10151251522495180_1800834918_n.jpg
Dijaman yang serba tidak menentu ini ada baiknya kita menjadikan Istighfar sebagai salah satu amalan kita, untuk lebih membuat kita semangat melakukannya berikut uraian manfaat dari ber Istighfar.
1. MENGGEMBIRAKAN ALLAH
Rasulullah bersabda, "Sungguh, Allah lebih gembira dengan taubat hamba-Nya daripada kegembiraan salah seorang dari kalian yang menemukan ontanya yang hilang di padang pasir." (HR.Bukhari dan Muslim).
2. DICINTAI ALLAH
Allah berfirman, "Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri." (QS.al-Baqarah: 222). Rasulullah bersabda, "Orang yang bertaubat adalah kekasih Allah. Orang yang bertaubat atas dosanya, bagaikan orang yang tidak berdosa."(HR.Ibnu Majah).
3. DOSA-DOSANYA DIAMPUNI
Rasulullah bersabda, "Allah telah berkata,'Wahai hamba-hamba-Ku, setiap kalian pasti berdosa kecuali yang Aku jaga. Maka beristighfarlah kalian kepada-Ku, niscaya kalian Aku ampuni. Dan barangsiapa yang meyakini bahwa Aku punya kemampuan untuk mengamouni dosa-dosanya, maka Aku akan mengampuninya dan Aku tidak peduli (beberapa banyak dosanya)."(HR.Ibnu Majah, Tirmidzi).
Imam Qatadah berkata,"Al-Qur'an telah menunjukkan penyakit dan obat kalian. Adapun penyakit kalian adalah dosa, dan obat kalian adalah istighfar." (Kitab Ihya'Ulumiddin: 1/410).
4. SELAMAT DARI API NERAKA
Hudzaifah pernah berkata, "Saya adalah orang yang tajam lidah terhadap keluargaku, Wahai Rasulullah, aku takut kalau lidahku itu menyebabkan ku masuk neraka'. Rasulullah bersabda,'Dimana posisimu terhadap istighfar? Sesungguhnya, aku senantiasa beristighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari semalam'." (HR.Nasa'i, Ibnu Majah, al-Hakim dan dishahihkannya).
5. MENDAPAT BALASAN SURGA
"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang didalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal didalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal."(QS.Ali'Imran: 135-136).
6. MENGECEWAKAN SYETAN
Sesungguhnya syetan telah berkata,"Demi kemulian-Mu ya Allah, aku terus-menerus akan menggoda hamba-hamba-Mu selagi roh mereka ada dalam badan mereka (masih hidup). Maka Allah menimpalinya,"Dan demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku senantiasa mengampuni mereka selama mereka memohon ampunan (beristighfar) kepada-Ku."(HR.Ahmad dan al-Hakim).
7. MEMBUAT SYETAN PUTUS ASA
Ali bin Abi thalib pernah didatangi oleh seseorang,"Saya telah melakukan dosa'.'Bertaubatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi',kata Ali. Orang itu menjawab,'Saya telah bertaubat, tapi setelah itu saya berdosa lagi'. Ali berkata, 'Bertaubatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi'. Orang itu bertanya lagi,'Sampai kapan?' Ali menjawab,'Sampai syetan berputus asa dan merasa rugi."(Kitab Tanbihul Ghafilin: 73).
8. MEREDAM ADZAB
Allah berfirman,"Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun."(QS.al-Anfal: 33).
9. MENGUSIR KESEDIHAN
Rasulullah bersabda,"Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya, dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka."(HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).
10.MELAPANGKAN KESEMPITAN
Rasulullah bersabda,"Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka,"(HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).
11. MELANCARKAN RIZKI
Rasulullah bersabda,"Sesungguhnya seorang hamba bisa tertahan rizkinya karena dosa yang dilakukannya."(HR.Ahmad, Ibnu Hibban dan Ibnu Majah).
12. MEMBERSIHKAN HATI
Rasulullah bersabda,"Apabila seorang mukmin melakukan suatu dosa, maka tercoretlah noda hitam di hatinya. Apabila ia bertaubat, meninggalkannya dan beristighfar, maka bersihlah hatinya."(HR.Nasa'i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Tirmidzi).
13. MENGANGKAT DERAJATNYA DISURGA
Rasulullah bersabda,"Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat seorang hamba di surga. Hamba itu berkata,'Wahai Allah, dari mana saya dapat kemuliaan ini?' Allah berkata,'Karena istighfar anakmu untukmu'."(HR.Ahmad dengan sanad hasan).
14. MENGIKUTI SUNNAH RASULULLAH
Abu Hurairah berkata,"Saya telah mendengar Rasulullah bersabda,'Demi Allah, Sesungguhnya aku minta ampun kepada Allah (beristighfar) dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali'."(HR.Bukhari).
15. MENJADI SEBAIK-BAIK ORANG YANG BERSALAH
Rasulullah bersabda,"Setiap anak Adam pernah bersalah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang segera bertaubat."(HR.Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Hakim).
16. BERSIFAT SEBAGAI HAMBA ALLAH YANG SEJATI
Allah berfirman,"Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-orang yang berdo'a:"Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,"(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap ta'at, yang menafkahkan hartanya (dijalan Allah), dan yang memohon ampun (beristighfar) di waktu sahur."(QS.Ali'Imran: 15-17).
17. TERHINDAR DARI STEMPEL KEZHALIMAN
Allah berfirman,"...Barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim."(QS.al-Hujurat: 11).
18. MUDAH MENDAPATKAN ANAK
Allah berfirman,"Maka aku katakan kepada mereka:"Mohonlah ampun (istighfar) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai." (QS.Nuh: 10-12).
19. MUDAH MENDAPATKAN AIR HUJAN
Ibnu Shabih berkata,"Hasan al-Bashri pernah didatangi seseorang dan mengadu bahwa lahannya tandus, ia berkata, 'Perbanyaklah istighfar'. Lalu ada orang lain yang mengadu bahwa kebunnya kering, ia berkata, 'Perbanyaklah istighfar'. Lalu ada orang lain lagi yang mengadu bahwa ia belum punya anak, ia berkata,'Perbanyaklah istighfar'.(Kitab Fathul Bari: 11/98).
20. BERTAMBAH KEKUATANNYA
Allah berfirman,"Dan (dia berkata):"Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa."(QS.Hud: 52).
21. BERTAMBAH KESEJAHTERAANNYA
Allah berfirman,"Maka aku katakan kepada mereka:"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai."(QS.Nuh: 10-12).
22. MENJADI ORANG YANG BERUNTUNG
Allah berfirman,"Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."(QS.an-Nur: 31).
Aisyah berkata,"Beruntunglah, orang-orang yang menemukan istighfar yang banyak pada setiap lembar catatan harian amal mereka."(HR.Bukhari).
23. KEBURUKANNYA DIGANTI DENGAN KEBAIKAN
Allah berfirman,"Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."(QS.al-Furqan: 70).
"Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat."(QS.Hud: 114).
24. BERCITRA SEBAGAI ORANG MUKMIN
Rasulullah bersabda,"Tidak seorangpun dari umatku, yang apabila ia berbuat baik dan ia menyadari bahwa yang diperbuat adalah kebaikan, maka Allah akan membalasnya dengan kebaikan. Dan tidaklah ia melakukan suatu yang tercela, dan ia sadar sepenuhnya bahwa perbuatannya itu salah, lalu ia mohon ampun (beristighfar) kepada Allah, dan hatinya yakin bahwa tiada Tuhan yang bisa mengampuni kecuali Allah, maka dia adalah seorang Mukmin."(HR.Ahmad).
25. BERKEPRIBADIAN SEBAGAI ORANG BIJAK
Seorang ulama berkata,"Tanda orang yang arif (bijak) itu ada enam. Apabila ia menyebut nama Allah, ia merasa bangga. Apabila menyebut dirinya, ia merasa hina. Apabila memperhatikan ayat-ayat Allah, ia ambil pelajarannya. Apabila muncul keinginan untuk bermaksiat, ia segera mencegahnya. Apabila disebutkan ampunan Allah, ia merasa gembira. Dan apabila mengingat dosanya, ia segera beristighfar." (Kitab Tanbihul Ghafilin: 67).

Selasa, 22 November 2011

3 Perkara menghalang pertolongan Allah SWT

بسم الله الرحمن الرحيم
http://www.al-forqan.net/site_downloads/articles/images/s_jpg_372.jpg
Al-Hassan R.A. berkata : Allah SWT sentiasa menaungi umat Nabi Muhammad SAW selagi tidak berlaku 3 perkara,
1- Selama orang-orang yang Taat kepada Allah SWT tidak mengagong-agongkan orang-orang jahat.
2- Selama orang-orang yang melakukan kebajikan tidak menyokong perbuatan orang-orang jahat.
3- Selama ahlul Al-Quran tidak menjilat-jilat kepada raja.
Jika tiga perkara ini telah berlaku maka Allah SWT akan mencabut Barakah dan Allah SWT akan melahirkan pemerintah yang kejam serta Allah SWT akan menanam dalam hati mereka rasa takut lalu mereka akan menjadi miskin.
Kitab Tanbihul Ghafilin. Jilid 1 & 2. M/S : 819.
dari

Ahad, 2 Oktober 2011

Usah ragu terhadap Allah

بسم الله الرحمن الرحيم

Oleh Ustaz Zawawi Yusoh
IMAN adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan melakukan dengan anggota badan (beramal). Dengan demikian, iman kepada Allah bererti meyakini dengan sepenuh hati Allah itu ada.
Sebagai Muslim, jangan ada sebarang keraguan terhadap Allah. Kadang-kadang kita alpa untuk mencari dan me ngenali Allah. Ilmuwan, ustaz serta mubaligh janganlah berputus asa dalam memperkenalkan Allah kepada pe nganutnya yang masih tercicir dengan ilmu tauhid ini.
Gunakan segala kebijaksanaan dalam mengajar, manalah tahu cara berhikmah kita menjadi sebab untuk mereka akhirnya mencintai Allah terutamanya kepada yang setengahnya mengenal Tuhan menggunakan logik akal saja tanpa berpandukan hujah naqli (ayat al-Quran dan hadis).
Islam sememangnya logik dan masuk akal walaupun berbicara mengenai perkara ghaib, qada dan qadar, jin dan sebagainya yang hanya nampak tersembunyi sedangkan sangat jelas kalau dilihat de ngan dalil al-Quran dan hadis serta rohani yang bersih.
 
Sebagai contoh yang kita pernah dengar sekiranya kita membelek kitab ringan untuk mereka yang baru belajar, rasanya sangat sesuai untuk tatapan remaja di ruangan tazkirah kali ini.
 
Contohnya, kisah seorang pemuda yang belajar di negara barat kononnya mendakwa dirinya pandai. Apabila pulang ke tanah air, dia mencari orang pandai kerana ingin berhujah mengenai ketuhanan dan perkara ghaib.
Akhirnya dia bertemu seorang tua yang alim. Tanya pemuda berkenaan: Anda siapa? Dan apakah boleh menjawab pertanyaan saya?
Jawab orang tua berilmu itu: Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan cuba menjawab pertanyaan anda.
Tanya pemuda: Anda yakin? Sedangkan profesor dan ramai orang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
 
 
Jawab orang tua alim itu: Insya-Allah saya akan mencuba sejauh kemampuan saya.
Tanya pemuda: Saya ada tiga pertanyaan.
 
1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan kewujudan Tuhan kepada saya?
2. Apakah yang dinamakan takdir?
3. Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukkan ke dalam neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan sebab mereka memiliki unsur yang sama. Sama-sama daripada api. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?
Tiba-tiba orang itu menampar pipi pemuda itu dengan kuat. Tanya pemuda itu sambil menahan sakit: Kenapa anda tampar saya, adakah marah kepada saya?
Jawab orang alim itu: Saya tidak marah... tamparan itu adalah jawapan saya atas tiga pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.
Pemuda: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Tanya orang alim: Bagaimana rasanya tamparan saya?
Jawab pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit.
Tanya orang alim: Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada?
Jawab Pemuda: Ya.
Tanya alim: Tunjukkan pada saya wujud sakit itu!
Jawab Pemuda: Saya tidak mampu.
Orang alim: Itulah jawapan pertanyaan pertama. Kita tidak nampak sakit tapi rasa sakit dan percaya adanya sakit itu. Allah tidak nampak tetapi kena percaya adanya Allah. Semua merasakan ada Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Tanya orang alim: Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Jawab pemuda: Tidak.
Tanya alim lagi: Apakah anda terfikir akan menerima tamparan dari saya hari ini?
Jawab pemuda: Tidak.
Si alim menjawab: Itulah yang dinamakan takdir, kita tidak tahu apa yang akan berlaku esok dan hari-hari mendatang.
Tanya si alim lagi: Tangan saya diperbuat daripada apa yang digunakan untuk menampar anda?
Jawab pemuda: Kulit.
Tanya si alim lagi: Pipi anda dibuat daripada apa?
Jawab pemuda: Kulit.
Tanya si alim lagi: Bagaimana rasanya tamparan saya?
Jawab Pemuda: Sakit.
Jawab si alim: Tangan saya dan pipi anda sama sahaja. Ada kulit, daging tetapi anda boleh rasa sakit juga. Jika Tuhan berkehendak maka neraka akan menjadi tempat menyakitkan untuk syaitan.
Sebagaimana juga tangan saya sama ada daging atau kulit, sepatutnya anda tidak merasa sakit.
Semoga contoh tidak seberapa ini akan menjadi iktibar mengenai yang ghaib dan tersembunyi sebenar ada dan mesti dipercayai.

Rabu, 14 September 2011

3 Keagongan mengadap Allah SWT

 بسم الله الرحمن الرحيم

http://www.pallap.com/pic/image-E697_4D2090BF.jpg
Allah SWT telah memberi wahyu kepada sebahagian daripada nabiNya seperti berikut :
1- Sesiapa mengadap Ku dengan rasa rindu untuk bertemu Ku, nescaya Ku masukkan dia di dalam syurga Ku.
2- Sesiapa mengadap Ku dengan rasa takut kepada Ku,  nescaya Ku jauhkan dia dari neraka Ku.
3- Sesiapa mengadap Ku dengan rasa malu, nescaya Ku jadikan malaikat yang mencatat dosa lupa mencatat dosa-dosanya.

Mutiara Kebijaksanaan Dalam Islam. M/S : 58.
---------------------------------------------------------------------------------------------
Saidina Ali R.A. telah berkata :
1-Sesiapa mencari Ilmu, bererti dia sedang mencari Syurga.
2- Sesiapa mencari kemaksiatan bererti dia sedang mencari neraka.

Mutiara Kebijaksanaan Dalam Islam. M/S : 21.
----------------------------------------------------------------------------------------------
Saidina Othman R.A.  telah berkata :
1- Kesedihan dalam urusan dunia dapat menggelapkan hati.
2- Kesedihan dalam urusan Akhirat dapat menerangkan hati.

Mutiara Kebijaksanaan Dalam Islam. M/S : 20.

dari

Selasa, 12 Julai 2011

15 Golongan yang tidak dapat melihat wajah Allah SWT

بسم الله الرحمن الرحيم
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzdBDL95OyK0uybMBQ8AVh7JGs7ICqCjD7PGtq2Mp2UiU8NP5cxGyQLwXc3A-xCMQ78T-R1nihd1Yz9lLMUumaH0nfZxuSyJLiuLQh5R3kyDIS5NN2edSKmWOHbJzDUho5wrXooENog40/s1600/Tiada+Tuhan+selain+Allah.jpg
1- الذين يشترون بعهد الله وأيمانهم ثمناً قليلاً ( صاحب اليمين الكاذبة )

Mereka yang sanggup menjual hukum Allah SWT dan Iman dengan perkara dunia yang sedikit nilainya, berbanding dengan ganjaran di Akhirat yang lebih bermanfaat.

(إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللّهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَناً قَلِيلاً أُوْلَـئِكَ لاَ خَلاَقَ لَهُمْ فِي الآخِرَةِ وَلاَ يُكَلِّمُهُمُ اللّهُ وَلاَ يَنظُرُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ) [ آل عمران : 77]
2- الحاكم الذي يحتجب عن رعيته ولا ينظر في حاجتهم وفقرهم
2- Pemerintah yang tidak mengambil berat tentang kesusahan orang bawahannya.
عن أبي مريم الأزدي رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (من ولي من أمور المسلمين شيئاً ،فاحتجب دون خلّتهم ،وحاجتهم ،وفقرهم، وفاقتهم، احتجب الله عنه يوم القيامة، دون خلّته ، وحاجته ، وفاقته، وفقره ) صحيح رواه أبو داود وصححه الألباني
3-شيخ زان (والعياذ بالله)

3- Orang tua yang melakukan zina.
عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال ( ( ثلاثة لايكلمهم الله يوم القيامة ، ولا ينظر إليهم ، ولا يزكيهم ، ولهم عذاب أليم: شيخ زانٍ ، وملك كذّاب ، وعائل مستكبر ) أخرجه مسلم
4-ملك كذَاب

4- Pemerintah yang menipu.
5-عائل مستكبر
5- Mereka yang meninggi diri dan takabbur.
6-مانع فضل الماء
6- Penghalang pengaliran alir atau menyekat saliran air.
في حديث ابي هريرة (....... ورجل منع فضل ماء ، فيقول الله : اليوم أمنعك فضلي ، كما منعت فضل مالم تعمل يداك )
7-صاحب بيعة من أجل الدنيا فإن لم يعطه منها لم يف له

7- Mereka yang bersumpah kerana perkara keduniaan.
في روايه للبخاري: ( ورجل بايع إماماً لايبايعه إلا للدنيا، فإن أعطاه منها وفى له ، وإن لم يعطه لم يف له) اخرجه البخاري ومسلم
8-العاقَ لوالديه
8- Mereka yang menderhakai kedua ibu bapa.
عن عبدالله بن عمر رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ( ثلاثة لاينظر الله عز وجل إليهم يوم القيامة :العاق لوالديه ، والمرأة المترجلة المشتبهة بالرجال والديوث) صحيح أخرجه أحمد والنسائي
9- المترجلة
9- Mereka yang menyerupai kaum berlainan jenis.
عن عبدالله بن عمر رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (( ثلاثة لاينظر الله عز وجل إليهم يوم القيامة :العاق لوالديه ، والمرأة المترجلة المشتبهة بالرجال والديوث )) صحيح أخرجه أحمد والنسائي
10-الديوث
10- Mereka yang dayus dengan isteri.
الديوث من أخبث خلق الله قد ماتت الغيرة في قلبه ، يقول ابن القيم: ( وهذا يدل على أن أصل الدين الغيرة ، ومن لاغيرة له لا دين له ، فالغيره تحمي القلب فتحمي له الجوارح ، فتدفع السوء والفواحش ، وعدم الغيرة تميت القلب فتموت الجوارح ،فلا يبقى عندها دفع البته
11- من عمل عمل قوم لوط
11- Mereka yang melakukan amalam kaum Lut ( Liwat ).
عن ابن عباس رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (لاينظر الله - تعالى- إلى رجل أتى رجلاً ، أو امرأة في الدّبر ) صحيح اخرجه الترمذي
12-المنًان رجلاً كان أم امرأة
Lelaki atau wanita yang miskin lagi sombong.
عن ابي ذر رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ثلاثة : ( لايكلمهم الله يوم القيامة ، ولايزكيهم ، ولهم عذاب أليم ) فقالها رسول الله صلى الله عليه وسلم ثلاث مرار ، فقلت : خابوا وخسروا من هم يارسول الله قال: المنان والمنفق سلعته بالحلف والمسبل ازاره ) اخرجه مسلم
13- المسبل إزاره المختال في مشيته
13-Mereka yang melabuhkan pakaian.
عن عبدالله بن عمر رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : ( لاينظر الله تعالى إلى من جرَ ثوبه خيلاء ) أخرجه البخاري
14- البائع المنفق سلعته بالكذب
14- Penjual yang menipu.
عن ابي ذر رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ( ثلاثة لايكلمهم الله يوم القيامة ، ولا يزكيهم ، ولهم عذاب أليم : المسبل إزاره ، والمنان ، والمنفق سلعته بالحلف الكاذب ) أخرجه مسلم في كتاب الإيمان
15-امرأة لاتشكر لزوجها
15- Isteri yang tidak bersyukur kepada suami.
عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ( لاينظر الله إلى امرأة لاتشكر لزوجها وهي لاتستغني عنه ) صحيح أخرجه النسائي وصححه الالباني
Rujukan :
http://www.konoz.com/vb/t13636.html
 & sini

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails